BISMILLAHIRROHMANIRROHIM
Akhirnya setelah seminggu lebih dikarantina dirumah, Bunda sudah bisa aktivitas kembali ke kantor.
long weekend (6-8 Apr 2012) yang menyedihkan karena Bunda dan kakak Zahra terkena cacar, tertular dari adek Fira, seperti terulang kembali moment long weekend sebelumnya dimana Bunda harus merawat Adek Fira yang terkena cacar.
Bunda dan kakak Zahra memang sakit yang sama namun kondisi Kakak lebih baik, bintik2 merah nya pun tidak banyak dan tidak disertai panas/demam. Sedangkan bunda.. duh kondisinya parah banget, apalagi setelah minum air kelapa ijo yang dibelikan ayah.. semua bintik keluar disertai panas tinggi dan demam selama hampir 5 hari, sangat tersiksa dan ayah sampai harus cuti untuk merawat Bunda dan anak-anak.. :( terimakasih ayah..
Kalo dibilang ko sudah besar baru kena cacar.. yah mau dikata apa, memang dari kecil belum pernah kena dan sekarang harus merawat 2 anak dengan sakit yang sama, jadi mau ga mau yah lama-lama juga tertular.
Disaat kondisi tubuh sedang menurun disitulah virus nya mulai menyerang sampai-sampai tidak kuat dan ingin dirawat dirumah sakit aja.
Sekarang sedang masa recovery, kondisi sudah membaik dan Bunda sudah bisa masuk kantor lagi walaupun dengan bekas-bekas cacar yang masih menempel di muka dan badan.
Rasa ngilu dibadan masih sering terasa dan kadang disertai nyeri di bagian2 tubuh yang terkena cacar tapi kondisi itu ga berlangsung lama, kalo sudah colling down alias di diemin dulu lama-lama rasa nyeri hilang dan normal kembali.
Saat ini tinggal perawatan tubuh dan muka untuk menghilangkan bekas-bekas cacar, harus telaten benar, semua cara dilakukan dari pake parutan jagung, bedak salicyl, sampai pake cream muka, mudah-mudahan ga lama deh.. ga enak juga kelihatannya.
Oh ya katanya dengan sakit, dosa-dosa kita sedang di hapus oleh Allah asal kita sabar menerimanya dan tetap melaksanakan kewajiban2 kita sebagai hamba-Nya, semoga Bunda tetap sabar menerima dan menjalani nya :) agar dosa-dosa Bunda sedikit-sedikit dihapus oleh Allah SWT. Amiin ya Rabbal Allamin.
Berikut Hadist dibalik sakit dan musibah yang diterangkan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dimana beliau bersabda:
“Tidaklah
seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah
akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan
daun-daunnya”.
(HR. Bukhari no. 5660 dan Muslim no. 2571).
“Tidaklah
seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan,
gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah
akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannya”. (HR. Bukhari no. 5641).
“Tidaklah
menimpa seorang mukmin rasa sakit yang terus menerus, kepayahan,
penyakit, dan juga kesedihan, bahkan sampai kesusahan yang
menyusahkannya, melainkan akan dihapuskan dengan dosa-dosanya”. (HR. Muslim no. 2573).
“Sesungguhnya Allah benar-benar akan menguji hamba-Nya dengan penyakit, sehingga ia menghapuskan setiap dosa darinya”.
(HR. Al-Hakim I/348, dishohihkan Syeikh Albani dalam kitab Shohih Jami’is Shoghir no.1870).
*hadist copyright from http://ihwansalafy.wordpress.com











